Kontak Kami

( pcs) Checkout

Beranda » Artikel Terbaru » Mengenal Sejarah Batik Madura Dulu dan Kini

Mengenal Sejarah Batik Madura Dulu dan Kini

Diposting pada 12 December 2017 oleh admin

Sejarah batik madura diwarnai dengan kisah heroik tentang kewibawaan sosok pemimpin di medan perang. Adalah sosok Raden Azhar yang bergelar Kiai Penghulu Bagandan saat melawan Ke’ Lesap yang merupakan keturunan Cakraningrat I. Raden Azhar merupakan ulama penasihat spriritual Adipati Pamekasan yang bernama Raden Ismail (Adipati Arya Adikara IV).

Saat memimpin peperangan ini Raden Azhar memakai baju kebesaan berupa kain batik motif parang yang dalam bahasa madura disebut motif leres. Batik motif parang atau motif leres merupakan busana batik kebesaran para raja terutama di Jogjakarta dan Solo.

Sosok yang sangat berjasa dalam mengenalkan kain batik ke Madura adalah  Adipati Sumenep, Arya Wiraraja yang merupakan sekutu dekat Raden Wijaya, pendiri kerajaan Majapahit. Adanya kesamaan motif kain batik Madura dan Jogjakarta karena ada hubungan darah antara raja Mataram dengan para pembesar di Madura. Kerajaan Bangkalan pada zaman raja Cakraningrat I adalah bawahan Kesultanan Mataram yang dipimpin Sultan Agung.

R.R.A. Cakraningrat (Foto: Wikipedia)

Kini batik madura telah menjadi milik bangsa yang sudah dikenal luas di seantero nusantara bahkan dunia. Perjalanan panjang sejarah batik Madura saat ini boleh dikatakan mencapai kejayaan. Apalagi dengan penetapan tanggal 2 oktober sebagai Hari Batik Nasional berawal dari penetapan batik oleh UNESCO, sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity).

Silakan baca: Tips Merawat Batik

Kini, batik telah menjadi bagian sehari-hari kehidupan masyarakat Indonesia. motifnya juga beragam dan mengikuti tren fashion kekinian yang tidak selalu berpegang pada pakem motif klasik. Citra batik dahulu adalah motif tradisional dengan warna batik yang identik dengan coklat dan hitam. Batik juga dipandang sebagai pakaian untuk orang tua dalam acara resmi. Semua itu telah berubah. Saat ini berbagai kombinasi warna-warna lain seperti orange, ungu, merah, hijau hingga kuning, telah menjadi tren warna batik modern.

Batik tulis madura sebagai bagian terbesar dari batik Indonesia menjadi yang terdepan dalam menyajikan warna-warna cerah hingga disukai anak muda. Berbagai event di dalam maupun luar negeri, batik madura selalu mencuri perhatian para perancang baju batik dan pecinta batik.

Bagikan informasi tentang Mengenal Sejarah Batik Madura Dulu dan Kini kepada teman atau kerabat Anda.

Mengenal Sejarah Batik Madura Dulu dan Kini | batikmadura.net

Komentar dinonaktifkan: Mengenal Sejarah Batik Madura Dulu dan Kini

Maaf, form komentar dinonaktifkan.

Mungkin Anda tertarik produk berikut ini:
OFF 10%
Rp 225.000 Rp 250.000
Ready Stock / BM-6507
OFF 15%
Rp 170.000 Rp 200.000
Ready Stock / BM-7096
OFF 15%
Rp 85.000 Rp 100.000
Ready Stock / BM-6948
SIDEBAR